oleh

Topan Ri Dpd Rohil: Ada Apa Dengan Inspektorat Dan Aparat Kepenghuluan Sungai Majo Pusako?

 

Rohil baranewsaceh co-Team Investigasi TOPAN RI DPD Rohil Lukman Nur Hakim terus memantau penyaluran BLT DD Covid 19 Kepenghuluan Sungai Majo Pusako (3 Juni). Door to door yang dilakukan sore harinya oleh Aparat Desa Kepenghuluan Sungai Majo Pusako, didampingi Bhabinkamtibmas mendatangi rumah warga satu persatu.
Rabu 10/06/20

Akibat dari sebagian warga yang menolak menandatangani amprah untuk kedua kalinya. Lantaran sebagian Warga yang didatangi sudah menandatangani Amprah pada tanggal 21-29 Mei 2020 dan uang sebesar Rp. 300.000

Tim Inspektorat Kabupaten Rohil yang memiliki tugas sebagai pembinaan dan pengawasan pelaksanaan urusan Pemerintahan dan tugas pembantuan perangkat Daerah dipertanyakan perannya dalam hal ini. Lantaran perangkat Desa Sungai Majo Pusako terus membawa nama Inspektorat dalam penyaluran BLT DD Covid 19 bersamaan dengan sehelai surat pernyataan yang harus ditandatangani warga itu berasal dari instruksi inspektorat.

Team Investigasi Topan RI DPD Rohil melalui pengamatannya, sangat kecewa dengan Inspektorat .lantaran adanya sehelai surat pernyataan yang isinya menolak BLT DD yang harus ditandatangani.

Saya sangat mengesalkan kepada aparat Desa Kepenghuluan Sungai Majo Pusako pada saat door to door yang didampingi Bhabinkamtibmas, adanya upaya penekanan terhadap warga. Tidak sepenuhnya Aparat Desa menjadi Vocal melainkan Bhabinkamtibmas yang selalu menerangkan kepada Warga Dan saya kecewa nama Inspektorat selalu dibawa-bawa Saya menyakini bahwa adanya indikasi permainan oleh aparat desa, inspektorat dan pihak-pihak yang ikut pada saat door to door”. Ungkap Lukman

Warga Mita keterbukaan Kepada pihak Desa dan Inspektorat
Pungkas”HAMDANI

News Feed